Showing posts with label Traveller. Show all posts
Showing posts with label Traveller. Show all posts

Mikan Gari: Makan Jeruk Hasil Petik Sendiri


Memasuki bulan November dan Desember, ada satu kegiatan populer di Jepang, yakni mikan-gari. Mikan berarti jeruk, sedangkan gari berarti petik. Ya, mikan-gari adalah agrowisata memetik buah jeruk langsung dari pohonnya. Jepang merupakan negara yang terkenal sebagai surganya jeruk. Jeruknya manis banget, bedalah sama jeruk Indonesia.

Petualangan ke Kota Conan


Selama tinggal di Jepang, salah satu destinasi yang paling ingin saya kunjungi adalah Conan Town. Tau kan siapa Conan? Detektif SMA yang badannya mengecil karena minum APTX 4869 itu looh. Nah, ternyata Conan Town itu letaknya jauh gaes! Kota Conan berada di Prefektur Tottori tepatnya di Kota Hokueichou. Butuh 4 jam dari Osaka untuk sampai ke sana. Beruntung, duo Meng yang suka ngebolang sampai ke Asakura juga berminat pelesir ke Conan Town. Jadilah unutk merayakan kelulusan Meng 1, kami merencanakan Graduation Trip ke Perfektur Tottori dan Shimane.

Yang Tersisa dari Ichijodani Asakura


Ichijodani Asakura, 1573. Kota besar berpenduduk 10.000 orang itu tertidur dalam hening. Udara dingin pegunungan membuat penghuni kota tertidur pulas tanpa suara. Hanya semilir angin yang terdengar di wilayah kekuasaan keluarga Asakura. Tak ada yang berani menggangu kedamaian kota nun jauh di utara Kyoto itu.

Semarak Sakura di Kyoto Botanical Garden

Kirei desu ne!” Kalimat yang berarti “cantik yaa” dalam bahasa Jepang itu tak henti terucap dari bibir saya saat menjejakkan kaki di Kyoto Botanical Garden (植物園), Jepang. MasyaAllah tak henti-henti saya mengagumi keindahan sakura yang tengah semarak berbunga. Hal senada juga terucap dari bibir kawan-kawan yang baru pertama kali melihat sakura. Pesona pohon sakura ketika berbunga mekar memang luar biasa. Seluruh cabang, ranting, dan anak ranting penuh dengan bunga tanpa kehadiran daun sehingga sedap dipandang mata.

8 Tips Travelling Sendirian Buat Cewek

Bagi gue, travelling sendirian itu menyenangkan sekaligus menegangkan. Di Jakarta aja gue sering kecopetan, apalagi kalau jalan-jalan jauh? Waktu awal kerja jadi jurnalis, ibu dan bapak sering banget ngingetin buat hati-hati. Kalau sekarang, nasehatnya lebih panjang: hati-hati menjaga hati #eeaaa

Indahnya Paralayang di Malang

Melayang membuatku ingat
Bahwa menginjak tanah itu nikmat
Yang sering aku dustakan
  
Setelah merasakan nikmatnya terbang dengan paralayang, saya jadi ketagihan. Seru banget bisa melayang di udara dan merasa bebas. Pemandangan dari udara sangat indah dan luar biasa, tak mampu diungkapkan dengan kata-kata. Mana di Instagram saya, sering banget ada foto paralayang. Lokasinya di Gunung Banyak, Kabupaten Malang. Bikin emezz dan penasaran!

Energi Terbarukan Sumba Iconic Island

Mengunjungi seluruh provinsi di Indonesia merupakan salah satu cita-cita saya sejak dulu. Karena itu, ketika Ibu Direktur yang cantik menelepon untuk menyuruh saya liburan liputan ke Pulau Sumba, saya langsung mengiyakan tanpa pikir panjang. Seharusnya saya di sana selama 4 hari, tetapi karena satu dan lain hal jadwal diperpendek jadi 2 hari. Alhamdulillah, meski harus bolak-balik telepon dan ke ATM, seluruh tiket bisa saya reschedule.

Curug Cipendok, Objek Wisata Purwokerto

"Habis ini kemana Mbak?" tanya Kiki, sepupu yang menemani liputan.
"Objek wisata di Purwokerto yang instagramable apa?" saya balik bertanya.
"Baturaden."
"Bosen. Yang lain?"
"Ada Pantai Menganti, tapi jauh."
"Yaah."
"Ke Curug Cipendok aja Mbak. Deket dari sini. Bagus," tetiba pak supir ikut nimbrung pembicaraan kami.
"Okay. Kita ke sana," ujar saya spontan.
Kemana ini akan membawaku, aku takkan pernah tahu...
Sayup suara Duta Sheila on 7 menemani perjalanan kami siang itu.

***

5 Tips Liburan Murah di Bali

Siapa yang tak mengenal pesona keindahan Pulau Dewata? Ikon pariwisata Indonesia itu dikunjungi jutaan turis setiap tahun, baik lokal maupun mancanegara. Tujuan mereka sama: berlibur, entah berjemur di pantai atau menikmati kesejukan angin gunung. Bagi sebagian orang, boleh jadi liburan ke Bali identik dengan mahal. Kesannya cuma orang berpunya yang boleh menikmati hangatnya Pantai Kuta atau sejuknya udara Ubud. Yang tidak berduit, silahkan angkat kaki dari sini. Huuffff!

Tapi, sebenarnya Bali tidak semahal itu koq. Tahun 2013, saya dan empat teman backpakeran ke sana. Dengan budget minim (Rp1.000.000/orang, kurs 2013) kami bisa bertahan hidup di Bali selama seminggu. Kami menghemat dana di beberapa pos, bahkan habis-habisan memangkas pengeluaran tertentu. Dan seperti biasa, mandat mengatur keuangan jatuh ke tangan saya.

Nah, ini beberapa tips dari saya yang berhasil dipraktekkan di Bali: