Memasuki bulan November dan Desember, ada satu kegiatan populer di Jepang, yakni mikan-gari. Mikan berarti jeruk, sedangkan gari berarti petik. Ya, mikan-gari adalah agrowisata memetik buah jeruk langsung dari pohonnya. Jepang merupakan negara yang terkenal sebagai surganya jeruk. Jeruknya manis banget, bedalah sama jeruk Indonesia.
Showing posts with label About Life. Show all posts
Showing posts with label About Life. Show all posts
Mikan Gari: Makan Jeruk Hasil Petik Sendiri
Memasuki bulan November dan Desember, ada satu kegiatan populer di Jepang, yakni mikan-gari. Mikan berarti jeruk, sedangkan gari berarti petik. Ya, mikan-gari adalah agrowisata memetik buah jeruk langsung dari pohonnya. Jepang merupakan negara yang terkenal sebagai surganya jeruk. Jeruknya manis banget, bedalah sama jeruk Indonesia.
Label:
About Life,
Culinary,
Jelajah Negeri,
Jepang,
Traveller
A Reminder
Dear women,
But earning your own money is a dignity, isn't it?
Don't let your brain "mendokusai"!
(Kartika Restu Susilo)
Petualangan ke Kota Conan
Selama tinggal di Jepang, salah satu destinasi yang paling ingin saya kunjungi adalah Conan Town. Tau kan siapa Conan? Detektif SMA yang badannya mengecil karena minum APTX 4869 itu looh. Nah, ternyata Conan Town itu letaknya jauh gaes! Kota Conan berada di Prefektur Tottori tepatnya di Kota Hokueichou. Butuh 4 jam dari Osaka untuk sampai ke sana. Beruntung, duo Meng yang suka ngebolang sampai ke Asakura juga berminat pelesir ke Conan Town. Jadilah unutk merayakan kelulusan Meng 1, kami merencanakan Graduation Trip ke Perfektur Tottori dan Shimane.
The Best Gift Ever
My Sensei (Professor) and I were heading to Kyotango when he turned his car to Miketsukuni Wakasa Obama Food Cultural Center. "You need your own chopstick. I will give you as a graduation gift," said him. Obama city is famous as Japan's chopsticks capital, and Wakasa chopstick is one of the best chopsticks they ever have.
Taat Aturan di Negara Orang
Pernah berurusan dengan kepolisian setempat saat di negara orang? Aku pernah. Di hari pertama ngebackpack ke NY, aku udah berhadapan dengan NYPD!! Kalau di film sih mereka keren. Aslinya sumpah bikin takut 😨
Jadi, ceritanya aku dan temanku jalan ke Brooklyn Bridge. Saat itu hujan turun agak deras, jadi ga banyak turis yang ke sana. Di situ udah ada tanda bahwa pejalan kaki musti jalan di sebelah kanan. Sementara sebelah kiri untuk jalur sepeda. Karena lagi hujan, jalur kiri kosong banget. Jadi, demi estetika foto IG, aku berpose di jalur itu (JANGAN DICONTOH!) Temen jalanku kebetulan orang Jepang yang taat aturan, jadi dia ngingetin aku untuk kembali ke jalur yang benar.
Label:
About Life,
Curhatorial,
Jelajah Negeri,
New York
Luka Dalam yang Tak Disembuhkan
Luka dalam yang tak disembuhkan berpotensi menyebabkan rasa sakit di kemudian hari. Mungkin dari luar terlihat baik-baik saja, tapi ternyata tidak. Luka dalam yang tidak 100% sembuh akan membuatmu meringis sampai menangis di malam hari. Bagian yang harusnya tidak merasakan sakit pada akhirnya ikut menderita lantaran beban yang harus dirasakan. Untuk mengobatinya, butuh waktu yang sangat lama dan kesabaran tiada batas.
Ini bukan tentang luka dalam hati. Ini tentang cedera di kaki yang tak kunjung pergi. Mungkin kau benar. Tuhan sedang memintaku untuk stop jalan-jalan.
7 Nasihat Paling Diingat
Bulan Mei ini sudah 8 bulan aku tinggal di Kyoto. Ga kerasa yaah. Meh pinginnya bilang begitu. Tapi sebenernya kerasa banget! Ada hari-hari di mana hidup di Jepang terasa menyenangkan. I feels like I am living in my dream. Tengok aja instagram aku, isinya foto-foto narsis semua. Namun ada pula dark ages, masa di mana depresi datang menyapa. Hidup tuh rasanya hampaaa apalagi tanpa kau di sisiku #eaaa Kalau udah gitu, rasanya pengen loncat ke rel kereta pulang ke pangkuan Ibu Pertiwi aja. Biar bisa ngelendot manja gituuu 😅
Kyoto Story: The Guys Next Door
Alhamdulillah setelah mendapat beasiswa LPDP gue akhirnya jadi juga ke Jepang. Tepatnya di kota Kyoto. Kehidupan gue di Kyoto udah kayak drama Korea. Well, padahal gue baru hidup di sini beberapa hari yaa.. wkwkwk.. Tapi udah ada dua cerita tentang cowok-cowok penghuni apato (apartemen, red) gue.
Cerita pertama terjadi saat gue baru pertama kali tiba di apato. Gue dijemput senpai (senior, red) di bandara KIX karena doi tau gue bawa 2 koper segede gaban. Timbangan di bandara Soetta menunjukkan bobot koper gue seberat 29 kg dan 14 kg. Berat banget kan secara gue segala juga dibawa.
Label:
About Life,
Curhatorial,
Inside My Brain,
Kyoto Story
Tujuh Tips Mendapat Beasiswa LPDP
Beasiswa LPDP adalah salah satu beasiswa yang sedang in di Indonesia. Dari ratusan ribu yang mendaftar di seluruh Indonesia, hanya ribuan calon pemimpin masa depan Indonesia yang berkesempatan melanjutkan pendidikan berkat dana abadi pendidikan ini. So, kebayang kan seberapa ketat seleksinya.
Namun santai aja. Jangan khawatir. Di mana ada kemauan, di situ ada jalan. Alhamdulillah saya berhasil menembus seleksi LPDP yang maha susah itu setelah 2 kali ditolak alias ga lolos administrasi. Jadi, sekarang saya mau berbagi pengalaman ama kalian yang mau dan masih berjuang demi perbaikan masa depan. Berikut adalah tujuh tips ala saya supaya kamu bisa mengikuti jejak saya:
Kelas Inspirasi Bandung 4: Capturing The Moment
Setelah tahun lalu saya mengikuti KI Bekasi 2 dan KI Jakarta 4 tahun lalu, kali ini giliran kota Bandung yang saya datangi. Namun, berbeda dengan dua Kelas Inspirasi sebelumnya, pada KI Bandung 4 ini saya memilih berperan sebagai relawan dokumentator. Berbekal kamera Nikon D90 yang super duper guedeee banget, saya pun berusaha mengabadikan momen-momen menyenangkan di Hari Inspirasi.
Seru deh motretin anak-anak di SDN Babakan Ciparay Bandung.
Tak hanya memotret, ternyata saya juga berkesempatan mengajar di jam pertama. Pasalnya, relawan Inspirator yang seharusnya masuk ke kelas 3 belum datang. Hiyaahh,, padahal saya ga punya persiapan mengajar apa-apa. Ya udah deh semampunya. Alhamdulillah, bisa mengajari anak-anak sedikit mengenai dunia kepenulisan. Sayang ga ada yang motoin. Hiks..
Dan minggu lalu, salah satu karya saya dipajang di Pameran Kelas Inspirasi Bandung 3. Aiihh.. terharu. Salam Kelas Inspirasi! (Kartika Restu Susilo)
Label:
About Life,
Indonesia,
Jawa Barat,
Kelas Inspirasi
Mulutmu Harimaumu
Never complain in public. You don't know what will happen next.
Weekend lalu aku janjian dengan BFF aka Reza buat nonton. Entah film apapun di bioskop manapun. Awalnya kami mau nonton di Summarecon Bekasi. Namun kami berubah pikiran dan nonton di Grand Mall Bekasi. Sampai sana, antriannya penuh! Ada 10 pilihan film yang bisa kami tonton, 7 film luar dan sisanya film Indonesia. Galaulah kami berdua menentukan mau nonton yang mana: Keanu Reeves di Daughter of God; Leo di Caprio di Revenant; atau Chris Pine di Finest Hours.
Namun setelah 45 menit mengantri, akhirnya pilihan jatuh ke Ketika Mas Gagah Pergi (KMGP) Haha. Hidup perfilman Indonesia!
Megahnya Istana Kita
Kita tidak bisa membangun istana di atas pondasi rumah sederhana. Tidak bisa. Kalaupun kita tetap memaksa menggunakan pondasi rumah, maka kita tidak akan menghasilkan istana yang megah. Istana itu akan mudah roboh dan tidak bertahan lama. Sedikit saja guncangan akan sanggup merobohkan tiang-tiang. Tentu bukan istana seperti itu yang kita mau.
Skarifikasi Hati
Dalam dunia perbenihan, ada istilah skarifikasi. Menurut catatan kuliah saya, skarifikasi berarti proses pelukaan kulit biji. Pelukaan itu disengaja, entah dengan menorehkan sayatan atau mematahkan ujung biji. Tujuannya untuk memecah dormansi sehingga biji bisa berkecambah.
Skarifikasi biasanya dilakukan pada biji yang berkulit keras, seperti pala, albasia, dan lamtoro. Setelah beberapa waktu, daya berkecambah benih yang terskarifikasi akan lebih baik dibanding yang tidak.
Catatan Akhir Tahun Sang Pejalan
Disclaimer: tulisan ini murni untuk pengingat pribadi gue di masa depan. Facebook remembers memories way much better than my brain. No offense to anyone. But if you feel offense, I am sorry. Gue ga bermaksud begitu.
Dua ribu lima belas hampir berakhir. Tahun ini resolusi yang bertajuk "Live my life to the fullest without regrets" berhasil membuat gue memaknai banyak hal: petualangan, kesempatan, keberanian, kebahagiaan, penghargaan, kesepian, dan kehilangan. Beberapa hal gue lakukan dengan suka cita. Beberapa momen harus gue terima dengan lapang dada.
Part paling seru tentu saja petualangan. Alhamdulillah tahun ini bolak-balik ke Pulau Sumatera. Mulai dari Medan, Riau, Jambi, sampai Aceh. Sedangkan ke timur, Pulau Sumba jadi saksi bahwa kadang yang kita butuhkan hanya mimpi, dan biarkan Tuhan yang mewujudkan. Semoga tahun depan gue masih bisa berjalan; tidak sendirian tapi bergandengan tangan. Amiinnn...
Nasehat Bapak
Jalan tol di hadapanku benar-benar lenggang hingga aku tergoda untuk menginjak gas lebih dalam. Sedikit, tapi cukup membuat jarum speedometer menunjuk angka 100 km/jam.
Pelajaran dari Darth Vader
Setiap orang pasti pernah berbuat kejahatan. Aku, kamu, kita, mereka. Jika dunia ini adalah panggung sandiwara, maka setiap kita pernah memerankan tokoh antagonis, setidaknya sekali dalam seumur hidup. Ada tokoh antagonis yang bertobat, dan ada pula yang selalu kumat berbuat jahat.
8 Tips Travelling Sendirian Buat Cewek
Bagi gue, travelling sendirian itu menyenangkan sekaligus menegangkan. Di Jakarta aja gue sering kecopetan, apalagi kalau jalan-jalan jauh? Waktu awal kerja jadi jurnalis, ibu dan bapak sering banget ngingetin buat hati-hati. Kalau sekarang, nasehatnya lebih panjang: hati-hati menjaga hati #eeaaa
Indahnya Paralayang di Malang
Melayang membuatku ingat
Bahwa menginjak tanah itu nikmat
Yang sering aku dustakan
Setelah merasakan nikmatnya terbang dengan paralayang, saya jadi ketagihan. Seru banget bisa melayang di udara dan merasa bebas. Pemandangan dari udara sangat indah dan luar biasa, tak mampu diungkapkan dengan kata-kata. Mana di Instagram saya, sering banget ada foto paralayang. Lokasinya di Gunung Banyak, Kabupaten Malang. Bikin emezz dan penasaran!
Label:
About Life,
Indonesia,
Jawa Timur,
Jelajah Negeri,
Traveller
Kelas Inspirasi Jakarta 4: KI is my lifestyle!
“Kenapa ikut Kelas Inspirasi lagi?”
Pertanyaan itu terlontar dari seorang sahabat yang tahu saya mendaftar
jadi relawan KI untuk kedua kalinya. Sebelumnya, bulan April lalu saya sudah
mengikuti Kelas Inspirasi Bekasi 2. Lalu kali ini giliran Kelas Inspirasi
Jakarta 4 yang saya ikuti. “Abisnya seru. Berbagi mimpi sama anak-anak. Kenalan
sama orang-orang baru. Bikin nagih gitu deh,” jawab saya mengemukakan alasan.
Ibarat kata pepatah, Kelas Inspirasi is my lifestyle! Hehehe….
Kelas Inspirasi Bekasi 2: Berbagi Mimpi untuk Negeri
Ini semua berawal dari rasa bosan yang luar biasa dalam ketika saya
hidup di Bogor. Entahlah, rasanya hidup saya hanya kerja-kosan-kerja-kosan.
Sesekali wisata kuliner di Bogor. Kayak hidup saya tuh ga bermakna
sama sekali. Saya pun mulai searching kira-kira kegiatan sosial apa yang bisa saya
ikuti. Kalau bisa yang berkaitan dengan dunia anak-anak. Gooling sana sini,
ketemu dua kegiatan yang sreg di hati saya. Satu komunitas Ayo Dongeng Indonesia. Satunya lagi Kelas Inspirasi.
Subscribe to:
Posts (Atom)

